Jakarta Selatan, Warganet – Kondisi Saluran Penghubung (PHB) Alfa Indah di wilayah Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, menjadi perhatian menjelang musim hujan. Sedimen disebut telah menutup sebagian besar saluran, bahkan mencapai sekitar 90 persen di area bawah jembatan.
Melansir laman resmi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026), sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan kerja bakti, membersihkan lingkungan sekaligus mengeruk saluran air di kawasan tersebut.
Kegiatan yang dipimpin Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Syafrin Liputo itu difokuskan di Saluran PHB Alfa Indah segmen Jalan Taman Alfa Indah.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi banjir saat musim hujan. Pemerintah Kota Jakarta Selatan memanfaatkan musim kemarau untuk mempercepat pengerukan agar kapasitas saluran kembali optimal.
Syafrin mengatakan, Saluran PHB Taman Alfa Indah memiliki panjang sekitar 403 meter. Berdasarkan hasil pengecekan, sedimentasi paling parah ditemukan di bawah jembatan.
“Setelah kami cek, ternyata di bawah jembatan itu sedimennya sudah sangat masif dan menutup sebagian besar saluran, bahkan mencapai 90 persen. Mumpung musim kemarau, kami bergerak cepat melakukan pengerukan agar kapasitas tampung air kembali optimal saat musim hujan tiba,” ujar Syafrin.
Selain mengeruk saluran, ratusan personel gabungan juga membersihkan sampah di lingkungan permukiman sekitar.
Pengerukan tidak hanya dilakukan di titik tersebut. Pemkot Jakarta Selatan akan berkoordinasi dengan wilayah Jakarta Barat untuk melanjutkan penanganan ke arah hilir.
“Begitu pembersihan di titik ini selesai, kami berkoordinasi dengan rekan-rekan di Jakarta Barat untuk menyambung pengerukan ke arah hilir, sehingga pergerakan air lancar menerus sampai ke pembuangan akhir,” katanya.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Santo mengatakan, pengerukan Saluran PHB Alfa Indah ditargetkan mencapai total volume 1.207 meter kubik.
Pengerukan dilakukan mulai dari batas wilayah Jakarta Barat hingga Jalan Taman Alfa Indah. Hingga saat ini, progres pengerukan telah mencapai 656 meter kubik.
“Progres pengerukan saat ini sudah mencapai 656 meter kubik dari total target 1.207 meter kubik,” ujar Santo.
Untuk mempercepat pekerjaan, petugas mengerahkan dua unit alat berat amfibi, satu unit spider, serta 10 unit dump truck untuk mengangkut material hasil pengerukan.
Pengerukan dan pemeliharaan Saluran PHB Taman Alfa Indah ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir September 2026.
Syafrin juga mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga fungsi saluran air dengan tidak membuang sampah maupun menutup saluran.
“Kami meminta warga tidak menutup fungsi saluran, serta aktif melaporkan kendala drainase di lingkungannya,” katanya.
Pengerukan saluran tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk meningkatkan kapasitas aliran air sekaligus mengantisipasi potensi banjir saat musim hujan.






