Kesehatan

100 Pelajar SMK 10 Jakarta Jalani Skrining TBC, Cegah Penularan Sejak Dini

3
×

100 Pelajar SMK 10 Jakarta Jalani Skrining TBC, Cegah Penularan Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Warganet – 100 pelajar SMK 10 Jakarta mengikuti sosialisasi dan skrining tuberkulosis (TBC) yang digelar Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026).

 

Melansir laman resmi Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, kegiatan tersebut digelar sebagai langkah pencegahan penularan TBC di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

 

Kegiatan tidak hanya berisi edukasi mengenai TBC. Para siswa juga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi skrining TBC, Tes Cepat Molekuler (TCM), hingga Cek Kesehatan Gratis (CKG).

 

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Cawang, Tri Margiati, mengatakan pemeriksaan dilakukan sebagai upaya mendeteksi potensi penularan TBC sejak dini.

 

“Kegiatan dalam rangka mencegah terjadinya penularan TBC di lingkungan sekolah, dan dilakukan sejak dini sebagai pencegahan. Semua siswa dicek kesehatan agar anak-anak selalu terjaga kesehatannya,” kata Tri Margiati.

 

Menurutnya, deteksi dini diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat. Para pelajar juga diharapkan mampu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mengajak teman-temannya melakukan kebiasaan hidup sehat.

 

Tri Margiati juga mengingatkan masyarakat agar tidak takut memeriksakan diri apabila memiliki indikasi TBC.

 

“Jika ada yang terindikasi penyakit TBC jangan takut untuk cek kesehatan serta cepat diobati karena semakin cepat kesembuhan juga pasti lebih cepat jika ditangani dengan baik,” ujarnya.

 

Selain menjaga kebersihan dan kesehatan diri, para pelajar didorong untuk rutin berolahraga. Edukasi dan skrining tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pencegahan TBC.

 

Kelurahan Cawang berharap langkah deteksi dini tersebut dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat serta mendorong kepedulian pelajar terhadap pencegahan penyakit menular.