Peristiwa

Satu Foto Bisa Menyelamatkan Banyak Nyawa? Ini Pesan Wali Kota Banda Aceh

7
×

Satu Foto Bisa Menyelamatkan Banyak Nyawa? Ini Pesan Wali Kota Banda Aceh

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh, Warganet – Sebuah foto tak hanya berfungsi mengabadikan momen. Di balik setiap bingkainya, foto juga dapat menjadi pengingat sekaligus media edukasi yang mendorong masyarakat lebih siap menghadapi bencana.

 

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat membuka Roadshow Pameran Foto Jurnalistik “Prahara Pulau Emas” yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) di Museum Tsunami Aceh, Senin (3/8/2026).

 

Melansir website resmi Pemerintah Kota Banda Aceh, Illiza menilai fotografi jurnalistik memiliki kekuatan menyampaikan pesan yang melampaui rangkaian kata. Dokumentasi visual berbagai peristiwa bencana tidak hanya merekam fakta, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan pembelajaran agar masyarakat tidak melupakan pelajaran berharga dari setiap musibah.

 

Menurut Illiza, kekuatan sebuah foto terletak pada kemampuannya menghadirkan emosi sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang lahir di tengah situasi sulit.

 

“Foto mampu berbicara jauh lebih kuat daripada sekadar rangkaian kata. Apa yang tergambar dalam sebuah foto sering kali mampu menyampaikan pesan yang lebih dalam, menjadi ruang refleksi sekaligus pembelajaran bagi kita semua,” ujar Illiza.

 

Ia mengapresiasi Pewarta Foto Indonesia yang telah menghadirkan pameran tersebut di Banda Aceh. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting karena menghadirkan dokumentasi visual yang sarat makna sekaligus menjadi media edukasi untuk membangun budaya sadar bencana.

 

Bagi Banda Aceh, tema kebencanaan bukan sekadar cerita masa lalu. Kota ini pernah mengalami salah satu tragedi kemanusiaan terbesar di dunia dan mampu bangkit melalui kekuatan masyarakat, semangat gotong royong, serta kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, Museum Tsunami Aceh dinilai menjadi tempat yang tepat untuk menghadirkan pameran yang mengangkat nilai-nilai ketangguhan dan kemanusiaan.

 

Illiza berharap karya-karya yang dipamerkan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga masyarakat umum. Ia menegaskan, mitigasi bencana tidak hanya dibangun melalui infrastruktur dan teknologi, tetapi juga melalui ingatan kolektif, kepedulian sosial, serta kesadaran menjaga lingkungan.

 

Roadshow Pameran Foto Jurnalistik “Prahara Pulau Emas” menghadirkan puluhan karya pewarta foto yang mendokumentasikan berbagai peristiwa bencana di Pulau Sumatera. Selain pameran, kegiatan ini juga dirangkai dengan diskusi fotografi jurnalistik bersama fotografer nasional sebagai wadah berbagi pengalaman sekaligus memperkuat literasi publik mengenai kebencanaan.

 

Melalui kolaborasi pemerintah, media, komunitas, akademisi, dan masyarakat, Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong lahirnya budaya sadar bencana. Edukasi melalui karya visual diyakini mampu menumbuhkan kepedulian, memperkuat solidaritas, serta membangun generasi yang lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan.