Kesehatan

Sudah 20 Tahun Mengendap, Kali Kemang Akhirnya Dinormalisasi

19
×

Sudah 20 Tahun Mengendap, Kali Kemang Akhirnya Dinormalisasi

Sebarkan artikel ini

Bogor, Warganet – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Pemerintah Kecamatan Kemang melanjutkan normalisasi Kali Kemang sebagai upaya mengatasi pendangkalan sungai sekaligus memperlancar aliran air untuk mengurangi potensi banjir.

 

Normalisasi difokuskan di kawasan Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, tepatnya di jalur Kali Angke hingga sepanjang jalur Desa Parakan Jaya menuju Jalan Raya Parung. Pada Senin (21/7/2026), dua unit alat berat jenis ekskavator diterjunkan untuk melakukan pengerukan dan pendalaman sungai.

 

Berdasarkan informasi, normalisasi di lokasi tersebut terakhir kali dilakukan pada 2005. Selama lebih dari dua dekade, sedimentasi menyebabkan pendangkalan sehingga aliran air tidak berjalan optimal. Titik tersebut juga menjadi salah satu penyebab tersendatnya aliran air yang berdampak hingga kawasan Pusat Diklat di Desa Kemang.

 

Selain di Desa Parakan Jaya, normalisasi juga akan dilanjutkan di sejumlah titik lain di Kecamatan Kemang, meliputi Desa Kemang, Pondok Udik menuju arah Rancabungur, serta Desa Jampang.

 

Untuk kawasan Desa Jampang, pekerjaan pengerukan, pendalaman, dan pelebaran sungai telah selesai dilaksanakan. Saat ini, DLH Kabupaten Bogor memasuki tahap akhir berupa pembersihan material dan puing-puing hasil normalisasi.

 

Camat Kemang, Imam Mahmudi, mengatakan normalisasi merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengembalikan fungsi sungai agar aliran air kembali lancar dan mampu mengurangi potensi genangan di wilayah hilir.

 

“Kami mengapresiasi sinergi DLH Kabupaten Bogor yang bergerak cepat melakukan normalisasi di wilayah Kemang. Titik ini memang sudah lama mengalami pendangkalan dan menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air,” ujarnya.

 

Ia berharap pengerukan dan pendalaman sungai tersebut dapat mengembalikan fungsi sungai secara optimal sehingga mampu meminimalkan risiko banjir, khususnya saat musim hujan.

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen menjaga fungsi sungai agar tetap optimal, memperlancar aliran air, serta meminimalkan risiko banjir melalui penanganan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.