Pagar Alam, Warganet – Semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 akan hadir dari ketinggian Gunung Dempo, Pagar Alam. Tim Bentang Merah Putih asal Sidoarjo, Jawa Timur, datang membawa misi membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 2.026 meter di Puncak Gunung Dempo.
Rombongan pendaki tersebut tiba di Pagar Alam pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kedatangan mereka disambut Wakil Wali Kota Pagar Alam Bertha di Pendopoan Rumah Dinas Wakil Wali Kota.
Tak sekadar datang dan langsung mendaki, para anggota tim terlebih dahulu mengikuti jamuan makan siang sekaligus pemeriksaan kesehatan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh pendaki berada dalam kondisi fisik yang prima sebelum menghadapi medan pendakian menuju puncak dengan ketinggian sekitar 3.159 meter di atas permukaan laut.
Bagi para relawan, perjalanan dari Sidoarjo menuju Pagar Alam menjadi bagian dari perjuangan untuk menghadirkan perayaan kemerdekaan dengan cara yang berbeda.
Wakil Wali Kota Pagar Alam Bertha menyambut baik kedatangan Tim Bentang Merah Putih dan mengapresiasi keterlibatan mereka dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Pemerintah Kota Pagar Alam menyambut baik kedatangan Tim Bentang Merah Putih dari Sidoarjo. Terima kasih atas partisipasinya dalam kegiatan pembentangan Merah Putih di Puncak Gunung Dempo,” ujar Bertha.
Pembentangan bendera sepanjang 2.026 meter itu nantinya melibatkan berbagai unsur, mulai dari para pendaki Tim Brigade, Pemerintah Kota Pagar Alam, TNI, Polri, Basarnas hingga relawan.
Setelah prosesi penyambutan dan pemeriksaan kesehatan, Tim Bentang Merah Putih kemudian bergerak menuju Basecamp Kampung IV. Di lokasi tersebut, para pendaki beristirahat sekaligus mematangkan persiapan sebelum memulai pendakian pada 16 hingga 17 Agustus 2026.
Aksi membentangkan Merah Putih di atas Gunung Dempo bukan hanya menjadi simbol peringatan kemerdekaan. Kegiatan ini juga menjadi gambaran bagaimana semangat nasionalisme dapat diwujudkan melalui kebersamaan, keberanian dan kepedulian para relawan.
Dari Sidoarjo hingga Pagar Alam, perjalanan mereka akhirnya bermuara pada satu tujuan: membawa Merah Putih setinggi mungkin dan menjadikannya simbol semangat Indonesia di atas awan.
“Semoga seluruh pendaki diberikan kesehatan dan keselamatan, dimudahkan dalam perjalanan hingga ke puncak, serta dapat kembali ke rumah dalam keadaan sehat,” pungkas Bertha. (Jhon)







