Pendidikan

OREO Hadirkan Cara Belajar Seru, 625 Siswa Ogan Ilir Makin Aktif di Kelas

8
×

OREO Hadirkan Cara Belajar Seru, 625 Siswa Ogan Ilir Makin Aktif di Kelas

Sebarkan artikel ini

Ogan Ilir, Warganet – Belajar tidak selalu harus berlangsung dengan cara yang kaku. Melalui program “OREO Berbagi Seru”, pendekatan belajar sambil bermain diperkenalkan kepada siswa sekolah dasar di Ogan Ilir untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna.

 

Program yang bermitra dengan Indonesia Mengajar ini menjangkau 625 siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Ogan Ilir melalui pendistribusian 270 alat belajar seru. Alat-alat tersebut dirancang untuk mendukung pembelajaran Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris dengan pendekatan belajar sambil bermain yang telah disesuaikan dengan kurikulum nasional.

 

Pendekatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Muslih Hidayat, S. Pd. Gr., Pengawas Kabupaten Ogan Ilir yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, mengatakan program ini menghadirkan keseruan dan kebahagiaan bagi anak-anak sekaligus membawa semangat belajar sambil bermain.

 

Menurutnya, ketika proses belajar menghadirkan kenyamanan dan permainan, peluang anak untuk mengikuti dan memahami materi diharapkan menjadi lebih besar.

 

Perubahan suasana belajar juga dirasakan langsung oleh pihak sekolah. Ai Resnawati, Kepala Sekolah SDN 1 Indralaya Selatan, mengatakan penggunaan alat belajar seru dari OREO membantu guru memahami, mengeksplorasi, dan menerapkan cara belajar yang disukai anak.

 

“Metode belajar sambil bermain menggunakan alat-alat belajar seru dari OREO sangat membantu kami dalam memahami, mengeksplorasi, dan menerapkan cara belajar yang disukai anak,” ujar Ai.

 

Ia melihat siswa menjadi lebih aktif bertanya dan terdorong untuk menguasai materi yang sedang dipelajari. Respons positif tersebut juga membuatnya semakin termotivasi untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam menghidupkan suasana belajar di kelas.

 

Bukan hanya siswa yang mendapatkan pengalaman baru. Program ini turut melibatkan 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas melalui rangkaian pelatihan edukasi seru yang berlangsung pada 19–22 Agustus 2026. Guru mendapatkan pembekalan mengenai filosofi belajar seru dan simulasi pemanfaatan alat belajar, sementara orang tua mendapat wawasan mengenai cara menghadirkan aktivitas belajar interaktif melalui permainan sederhana di rumah.

Bukan hanya siswa yang mendapatkan pengalaman baru. Program ini turut melibatkan 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas melalui rangkaian pelatihan edukasi seru yang berlangsung pada 19–22 Agustus 2026.

 

Bagi Erni Yusnita, perwakilan orang tua siswa, pendekatan tersebut membuka pandangan baru bahwa belajar tidak harus dilakukan secara kaku. Permainan dapat membuat anak merasa senang sekaligus membuat orang tua lebih bersemangat mendampingi proses belajar di rumah.

 

Berbagai alat belajar yang digunakan pun dibuat untuk mendukung bidang pembelajaran yang berbeda. Di antaranya Tata Kata untuk Literasi, The Lucky Number untuk Numerasi, Segitiga Sains untuk Sains, serta Tower Challenge untuk Bahasa Inggris.

 

Melalui “OREO Berbagi Seru”, OREO sejak 2024 berfokus pada pemberdayaan orang tua, guru, dan komunitas melalui kegiatan edukasi playful learning serta penyaluran donasi. Tahun ini, program tersebut dilaksanakan di tujuh kabupaten yang tersebar di tujuh provinsi dengan target manfaat bagi 7.000 siswa, termasuk 625 siswa di Ogan Ilir.

 

Dengan menghadirkan permainan ke dalam proses pembelajaran, OREO ingin mendukung terciptanya pengalaman belajar yang membuat anak lebih nyaman terlibat, aktif mengeksplorasi, dan memahami materi. Pada akhirnya, pengalaman tersebut diharapkan turut membantu anak-anak tumbuh menjadi Generasi SERU: Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul.