Peristiwa

Pelayanan Bahasa Isyarat Petugas Imigrasi Ngurah Rai Tuai Apresiasi Warganet

3
×

Pelayanan Bahasa Isyarat Petugas Imigrasi Ngurah Rai Tuai Apresiasi Warganet

Sebarkan artikel ini

Palembang, Warganet – Pelayanan yang ditunjukkan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mendapat apresiasi dari warganet setelah sebuah video yang memperlihatkan penggunaan bahasa isyarat saat melayani pemohon tuli ramai diperbincangkan di media sosial.

Video yang diunggah melalui akun Instagram @imngurahrai pada 5 Mei tersebut memperlihatkan seorang petugas berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat dengan seorang pemohon tuli yang sedang mengurus dokumen perjalanan. Interaksi tersebut menarik perhatian publik dan menuai banyak tanggapan positif.

Melalui unggahannya, Imigrasi Ngurah Rai menegaskan komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, lansia, serta kelompok berkebutuhan khusus lainnya.

Dalam keterangan video disebutkan bahwa kemampuan bahasa isyarat yang dimiliki petugas membantu proses komunikasi dengan pemohon tuli yang akan melakukan perjalanan ke Malaysia. Kehadiran layanan tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk upaya memberikan pelayanan yang setara bagi setiap pemohon.

Unggahan tersebut mendapat respons luas dari pengguna media sosial. Hingga tangkapan layar yang beredar, video itu telah memperoleh sekitar 41,5 ribu tanda suka dan lebih dari seribu komentar.

Sejumlah warganet menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan. Beberapa di antaranya menilai kemampuan petugas menggunakan bahasa isyarat merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan penyandang disabilitas, sekaligus mencerminkan pelayanan publik yang ramah dan inklusif.

Akun resmi Direktorat Jenderal Imigrasi juga tampak memberikan respons pada kolom komentar unggahan tersebut.

Respons positif yang muncul menunjukkan bahwa pelayanan yang memperhatikan kebutuhan seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, mendapat perhatian dan dukungan dari publik. Bagi banyak warganet, penggunaan bahasa isyarat dalam pelayanan menjadi contoh bagaimana aksesibilitas dapat diwujudkan dalam layanan publik sehari-hari.