LifestyleSelebrity

Chacha Frederica Ungkap Alasan Jarang Belikan Mainan untuk Putrinya

7
×

Chacha Frederica Ungkap Alasan Jarang Belikan Mainan untuk Putrinya

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Warganet – Chacha Frederica mengungkap alasan dirinya jarang membelikan mainan untuk putrinya, Cassia. Bagi Chacha, kebahagiaan anak tidak selalu harus diwujudkan melalui barang atau mainan.

 

Hal itu disampaikan Chacha dalam unggahan YouTube @TRANSTVOfficial, Selasa (25/8/2026). Ia mengatakan, keputusan tersebut berkaitan erat dengan cara dirinya dan sang suami dalam mengasuh Kasia.

 

Chacha mengaku memiliki pengalaman masa kecil yang membuatnya memiliki pandangan berbeda soal pemberian mainan kepada anak.

 

Menurutnya, saat kecil ia sangat mudah mendapatkan berbagai macam mainan dari orang tuanya. Kesibukan kedua orang tuanya membuat Chacha kerap mendapatkan kebebasan untuk membeli mainan yang diinginkannya.

 

“Aku dulu anak yang sangat mudah sekali mendapatkan hadiah mainan apapun dari orang tuaku,” kata Chacha.

 

Ia menyebut kedua orang tuanya saat itu sangat sibuk. Sebagai bentuk perhatian, Chacha diperbolehkan membeli berbagai mainan, termasuk koleksi terbaru dan barang yang dianggap bagus.

 

Berbagai boneka tersebut kemudian menjadi teman Chacha ketika kecil. Namun, di balik banyaknya mainan yang dimiliki, ia mengaku tetap merasakan kekosongan.

 

“Iya, tapi hati aku kosong,” ujarnya.

 

Pengalaman itu membuat Chacha menyadari bahwa hal yang sebenarnya ia inginkan ketika kecil bukanlah mainan, melainkan kehadiran dan waktu bersama orang tuanya.

 

Kini, pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan Chacha dalam membesarkan Kasia. Bersama suaminya, ia berusaha mengajarkan kepada sang anak bahwa kesenangan tidak selalu berkaitan dengan uang atau kepemilikan barang.

 

“Belajar buat mendidik Cassia bahwa kesenangan itu tidak harus selalu tentang uang, kesenangan itu tidak harus selalu tentang apa yang kamu beli,” tutur Chacha.

 

Bahkan ketika bepergian ke luar negeri, Chacha dan suaminya tidak serta-merta menuruti keinginan Kasia untuk membeli berbagai mainan.

 

Sebaliknya, mereka berusaha mengarahkan sang anak untuk menikmati waktu bersama keluarga. Bagi Chacha, bermain bersama orang tua, makan bersama, mengobrol, hingga menghabiskan waktu berkualitas jauh lebih bermakna.

 

Menurutnya, momen bersama keluarga merupakan sesuatu yang tidak dapat dibeli kembali.

 

“Kesenangan itu adalah tentang quality time,” katanya.

 

Chacha juga kembali mengenang boneka-boneka yang pernah menjadi bagian dari masa kecilnya. Ia mengaku memiliki perasaan yang campur aduk ketika melihat atau menghancurkan boneka-boneka tersebut.

 

Baginya, boneka itu bukan sekadar barang karena menyimpan kenangan masa kecil.

 

“Karena ya mereka teman-teman aku, childhood memories aku sama mereka,” ujar Chacha.

 

Di satu sisi, ia menyimpan kenangan indah bersama boneka-boneka tersebut. Namun, di sisi lain, ada pula kenangan kurang menyenangkan yang berkaitan dengan perasaan kosong yang pernah dialaminya.

 

Karena itu, Chacha menggambarkan hubungannya dengan boneka-boneka masa kecil tersebut sebagai love-hate relationship.

 

“Karena sebenarnya mereka sesuatu yang indah dan cantik, tapi ada kenangan yang dalam tanda kutip buruk karena sebenarnya hati aku kosong,” ungkapnya.